Dopokan

Melacak Jejak Perang Diponegoro di Banyumas Bersama Budayawan Banyumas Nassirun Purwokartun

September 1, 2026 ·

Semua orang Banyumas mengenal nama pahlawan Pangeran Diponegoro. Banyak orang juga yang mengetahui kisah perjuangannya dalam melawan penjajahan Belanda.  Namun tak banyak orang Banyumas yang mengetahui, bahwa wilayah Banyumas pernah menjadi ajang Perang Diponegoro. Dan, belum banyak juga yang tahu, kisah Perang Diponegoro di Banyumas tersebut tertulis dalam Babad Banyumas. Budayawan Banyumas, Nassirun Purwokartun memaparkan hal itu dalam acara “Bedah Kisah Perang Diponegoro Di Banyumas” pada hari Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 15.30 WIB sampai pukul 17.15 WIB. Dalam rangka… Rampungna.

Budayawan Banyumas NasSirun PurwOkartun Mengajak Mahasiswa Baru Unsoed Untuk Mengenal Tiga Teladan Leluhur Banyumas

August 25, 2026 ·

Babad Banyumas bukan hanya sehimpun kisah sejarah Banyumas masa silam yang hanya tinggal kenangan lapuk. Namun juga menyimpan kisah para leluhur Banyumas yang bisa menjadi teladan kehidupan sepanjang masa. Demikian yang disampaikan oleh budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun ketika menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupa Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Pertanian Unsoed Purwokerto. Acara itu berlangsung di gedung auditorium Fakultas Pertanian pada hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2026. Diikuti oleh seluruh mahasiwa baru yang berjumlah sekitar 1.000 orang. Dalam acara… Rampungna.

Nassirun Purwokartun: Merawat Babad Banyumas Lewat Cerita untuk Generasi Muda

August 22, 2026 ·

Di tengah gencarnya arus digitalisasi dan menurunnya minat baca generasi muda terhadap naskah kuno, Nassirun Purwokartun tampil sebagai sosok yang menempuh jalan berbeda dalam melestarikan Babad Banyumas. Berbeda dari para akademisi dan kolektor naskah, Nassirun memilih jalur menerjemahkan dan menyederhanakan naskah kuno tersebut agar bisa dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya anak-anak. Hal ini terungkap dalam wawancara yang dilakukan oleh Ghesfira Lintang, Reyna Atikah, dan Bimo Maulana– mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman pada Selasa, 18 Agustus 2026, di kediaman Nassirun.… Rampungna.

Budayawan Banyumas NasSirun PurwOkartun Mengajak Anak-Anak SD Mengenal Babad Banyumas Melalu Dongeng dan Nyanyian

August 20, 2026 ·

Nassirun Purwokartun bersama buku, "Dongeng Banyumas" yang disadur dari naskah, "Babad Banyumas Mertadirejan". Babad Banyumas adalah sebuah naskah kuno milik masyarakat Banyumas. Sebagai rujukan utama sejarah Banyumas, naskah-naskah Babad Banyumas mestinya dibaca oleh masyarakat Banyumas. Sayangnya, selama ratusan tahun, naskah-naskah itu tidak lagi dikenali oleh orang-orang Banyumas. Misalnya, naskah “Serat Babad Banyumas” yang ditulis pada jaman Bupati Banyumas, Adipati Mertadiredja I, pada kisaran tahun 1816 sampai 1826. Naskah yang sekian lama tersimpan di Dalem Pangeranan Banyumas, kediaman Bupati Banyumas, Adipati… Rampungna.

Pertemuan dan Lipatan Waktu Bersama NasSirun PurwOkartun

April 10, 2026 ·

Oleh: Isna Maylani Pada mulanya Nassirun Purw0kartun hanyalah sebuah nama, sampai saya mengikuti sebuah pelatihan kepenulisan di kampus waktu itu. Saya tidak ingat jelas judul puisi yang dibacakan di sesi terakhir yang ia bawakan. Namun, yang pasti ingatan tentang haru dan jengkel masih saja terkenang. Ia yang dengan detail mengisahkan pergolakan seorang adik yang gagal meraih impian menjadi dokter, pada kenyataannya adalah seorang anak tunggal.Bagi sebagian orang, Kang Nass—begitu kami akrab memanggilnya adalah seorang guru dan pegiat literasi di sebuah… Rampungna.

Launching 101 Buku Serial Babad Banyumas

February 22, 2025 ·

Dalam rangka Hari Jadi Banyumas Ke-454, kami akan menggelar Launching 101 Buku Serial Babad Banyumas. Sebagai cara mengenang kembali sejarah Banyumas yang sangat panjang. Sejarah yang tercatat dalam Babad Banyumas. Sejarah yang telah lama dilupakan orang Banyumas. Rampungna.

Dari Naskah Kuno Ke Dongeng Anak

September 30, 2024 ·

“Lokakarya Menulis Dongeng dan Read Aloud Berdasarkan Naskah Kuno Babad Banyumas” dengan pemateri Nassirun Purwokartun, penulis 101 buku Serial Babad Banyumas.

Wilayah Banyumas memiliki banyak naskah babad. Nassirun Purwokartun, budayawan Banyumas, sejak tahun 2014 telah mengumpulkan sebanyak 100-an naskah. Naskah-naskah yang ditulis tangan dalam huruf Jawa hingga huruf Latin. Dari yang masih berbentuk tembang Jawa sampai yang sudah berbentuk prosa. Sayangnya, naskah-naskah kuno tersebut seolah sudah terasing dari masyarakatnya sendiri. Orang-orang anyumas seakan tidak mengenali lagi. Tidak pernah ada yang membacanya. Karena tergerak ingin mengenalkan kembali kisah-kisah lama Banyumas itu, sejak 2018 Nassirun Purwokartun menerjemahkan 25 naskah. Dari Babad Banyumas Mertadirejan,… Rampungna.

Babad Pasirluhur dan Lahirnya Kota Purwokerto

October 17, 2022 ·

NasSirun PurwOkartun dengan buku terjemahan “Babad Pasirluhur” yang baru dilaunching pada 9 Oktober 2022 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purwokerto

Awalnya saya sudah menjaga diri untuk tidak tertarik membaca Babad Pasir. Karena saya orangnya gampang penasaran. Repotnya, kalau sudah penasaran maka sulit untuk tidak menelisik lebih jauh demi mencari jawaban. Dulu, tahun 2000, ketika saya masih di Solo, saya tertarik membaca Babad Tanah Jawi, Babad Demak,  dan Babad Pajang, saya penasaran dengan sosok Haryo Penangsang. Akhirnya saya menelisik lebih jauh, ingin tahu lebih dalam, sampai 18 tahun lamanya, hingga terbitlah 15 judul Serial Penangsang. Kemarin, tahun 2014, ketika saya pulang… Rampungna.

NasSirun PurwOkartun Menerjemahkan Babad Pasirluhur Sebagai Kado Untuk Purwokerto

October 6, 2022 ·

Banyak orang yang bertanya, “Namanya Kabupaten Banyumas tetapi mengapa pusat pemerintahannya di Purwokerto?” Sepertinya masih banyak orang Banyumas yang belum tahu bahwa dulu ada dua kabupaten, Banyumas dan Purwokerto, yang kemudian bergabung menjadi satu. Babad Banyumas Wirjaatmadjan sudah memberitahu tentang hal itu. Bahwa sejak Belanda menjajah Banyumas pada tahun 1831, wilayah Banyumas dipecah menjadi 4 kabupaten. Terbentuklah Kabupaten Banyumas, Ajibarang, Purbalingga, Banjarnegara, dan Majenang. Namun, Kabupaten Ajibarang hanya berumur 1,5 tahun saja. Karena bencana angin ribut melanda selama 40 hari… Rampungna.

Mengajak Menjadi Pribadi Manusia Banyumas, NasSirun PurwOkartun Luncurkan 22 Buku “Serial Babad Banyumas”

February 21, 2022 ·

Babad Banyumas bukan hanya kumpulan kisah. Bagi NasSirun PurwOkartun, budayawan Banyumas, Babad Banyumas juga sehimpun hikmah. Bila naskah Babad Banyumas dipahami sebagai kumpulan kisah, maka yang didapat pembaca hanya cerita-cerita saja. Namun apabila dimaknai sebagai himpunan hikmah, maka pembaca mendapatkan banyak pencerahan setelah membaca kisahnya. Dengan pandangan itulah, NasSirun PurwOkartun kemudian menyusun “Serial Babad Banyumas”. Sebuah karya berupa 50 judul buku bacaan untuk seluruh lapisan usia, dari belia sampai manula. Pemimpin Rumah Budaya “Bale Pustaka” itu ingin menjadikan Babad Banyumas… Rampungna.

22 Buku Untuk 22-2-22

February 19, 2022 ·

Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Banyumas yang ke 451, pada bulan Februari 2022 ini, budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun, akan meluncurkan 22 buku Serial Bacaan Babad Banyumas. Sebelumnya, pada tahun 2021, NasSirun juga sudah meluncurkan 9 buku Serial Rujukan Babad Banyumas, yang bersumber pada naskah Babad Banyumas Mertadiredjan dan Babad Banyumas Wirjaatmadjan. Hari jadi Banyumas taun ini yang bertepatan dengan angka cantik 22-2-22 akan dirayakan dengan mengundang 22 generasi muda untuk membahasnya. Mereka akan diajak mengenali dan membahas Babad Banyumas,… Rampungna.

Merayakan 450 Tahun Banyumas

February 22, 2021 ·

Untuk memperingati hari jadi KABUPATEN BANYUMAS yang ke-450 tahun pada 22 Pebruari 2021, sebagai putra Banyumas saya ingin turut serta merayakannya. Karena saya penulis, saya merayakannya dengan menulis buku-buku tentang sejarah Banyumas. Saya menerbitkan buku sejumlah 4 + 5 + 0 judul. Empat (4) buku pertama adalah seri Babad Banyumas yang terdiri dari Babad Banyumas Mertadiredjan, Babad Banyumas Wirjaatmadjan, Terjemah Babad Banyumas Mertadiredjan, dan Terjemah Babad Banyumas Wirjaatmadjan. Lima (5) buku kedua adalah serial 'Berburu Babad Banyumas', terdiri dari 5… Rampungna.