Month: August 2026

Budayawan Banyumas NasSirun PurwOkartun Mengajak Mahasiswa Baru Unsoed Untuk Mengenal Tiga Teladan Leluhur Banyumas

August 25, 2026 ·

Babad Banyumas bukan hanya sehimpun kisah sejarah Banyumas masa silam yang hanya tinggal kenangan lapuk. Namun juga menyimpan kisah para leluhur Banyumas yang bisa menjadi teladan kehidupan sepanjang masa. Demikian yang disampaikan oleh budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun ketika menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupa Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Pertanian Unsoed Purwokerto. Acara itu berlangsung di gedung auditorium Fakultas Pertanian pada hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2026. Diikuti oleh seluruh mahasiwa baru yang berjumlah sekitar 1.000 orang. Dalam acara… Rampungna.

Nassirun Purwokartun: Merawat Babad Banyumas Lewat Cerita untuk Generasi Muda

August 22, 2026 ·

Di tengah gencarnya arus digitalisasi dan menurunnya minat baca generasi muda terhadap naskah kuno, Nassirun Purwokartun tampil sebagai sosok yang menempuh jalan berbeda dalam melestarikan Babad Banyumas. Berbeda dari para akademisi dan kolektor naskah, Nassirun memilih jalur menerjemahkan dan menyederhanakan naskah kuno tersebut agar bisa dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya anak-anak. Hal ini terungkap dalam wawancara yang dilakukan oleh Ghesfira Lintang, Reyna Atikah, dan Bimo Maulana– mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman pada Selasa, 18 Agustus 2026, di kediaman Nassirun.… Rampungna.

Budayawan Banyumas NasSirun PurwOkartun Mengajak Anak-Anak SD Mengenal Babad Banyumas Melalu Dongeng dan Nyanyian

August 20, 2026 ·

Nassirun Purwokartun bersama buku, "Dongeng Banyumas" yang disadur dari naskah, "Babad Banyumas Mertadirejan". Babad Banyumas adalah sebuah naskah kuno milik masyarakat Banyumas. Sebagai rujukan utama sejarah Banyumas, naskah-naskah Babad Banyumas mestinya dibaca oleh masyarakat Banyumas. Sayangnya, selama ratusan tahun, naskah-naskah itu tidak lagi dikenali oleh orang-orang Banyumas. Misalnya, naskah “Serat Babad Banyumas” yang ditulis pada jaman Bupati Banyumas, Adipati Mertadiredja I, pada kisaran tahun 1816 sampai 1826. Naskah yang sekian lama tersimpan di Dalem Pangeranan Banyumas, kediaman Bupati Banyumas, Adipati… Rampungna.