Kasepuhan Kanoman

January 30, 2022 ·

Awalnya, buku ini ditulis dan dirancang sebagai paket lanjutan bagi para pembaca Babad Banyumas. Agar yang sudah membaca babadnya mendapat wawasan baru dari kisah yang sudah dibacanya.

Namun, setelah jadi, ternyata bisa juga dibaca oleh mereka yang belum membaca Babad Banyumas.
Justru dengan membaca lebih dulu Serial Berburu Babad Banyumas ini bisa menjadi pengantar pengetahuan untuk bekal membaca Babad Banyumas yang banyak nama dan peristiwa.

Pada jilid kelima yang berjudul “Kasepuhan Kanoman” ini, menceritakan perburuan tentang awal mula Banyumas dibagi dua. Menelisik jejak para pemangku jabatannya.

Sampai kemudian Kasepuhan dan Kanoman dihapus ketika Belanda menjajah Banyumas.

SEUWISE

Dari Wirasaba Ke Banyumas

Awalnya, buku ini ditulis dan dirancang sebagai paket lanjutan bagi para pembaca Babad Banyumas. Agar yang sudah membaca babadnya mendapat wawasan baru dari kisah yang sudah dibacanya. Namun, setelah jadi, ternyata bisa juga dibaca oleh mereka yang belum membaca Babad…
WACA
SEDURUNGE

Membidik Baribin Membedah Wirasaba

Awalnya, buku ini ditulis dan dirancang sebagai paket lanjutan bagi para pembaca Babad Banyumas. Agar yang sudah membaca babadnya mendapat wawasan baru dari kisah yang sudah dibacanya. Namun, setelah jadi, ternyata bisa juga dibaca oleh mereka yang belum membaca Babad…
WACA
LIYANE

Pesan Raden Baribin dalam Babad Banyumas Mertadiredjan

Setelah mengisahkan tentang Rade Katuhu yang kemudian menjadi Adipati Wirasaba dengn gelar Marga Utama. Cerita berlanjut dengan ketiga adiknya, Banyak Sasra, Banyak Kumara, dan Rara Ngaisah. Ketiga adiknya tersebut ternyata juga ingin mengembara, mengikuti langkah yang sudah ditempuh kakak mereka,…
WACA
LIYANE

Budayawan Banyumas NasSirun PurwOkartun Mengajak Mahasiswa Baru Unsoed Untuk Mengenal Tiga Teladan Leluhur Banyumas

Babad Banyumas bukan hanya sehimpun kisah sejarah Banyumas masa silam yang hanya tinggal kenangan lapuk. Namun juga menyimpan kisah para leluhur Banyumas yang bisa menjadi teladan kehidupan sepanjang masa. Demikian yang disampaikan oleh budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun ketika menjadi pembicara…
WACA
LIYANE

Siapa Yang Harus Menerbitkan Babad Banyumas?

“Kalau ada buku yang ingin kamu baca, tapi kamu tidak menemukannya, maka kamulah yang harus menuliskannya.” Begitulah ungkapan yang pernah saya dengar. Begitu pula yang kemudian saya lakukan dengan Babad Banyumas. Karena hampir 5 tahun tidak menemukan buku Babad Banyumas,…
WACA
LIYANE

Aku Mencintai Buku, Seperti Aku Menghormati Ibuku

Aku ingin menjadi seorang pembelajar sejati. Manusia pembelajar, yang ingin mengamati dan meneliti dengan sepenuh hati. Apa pun akan kuamati, kunikmati sebagai sebuah mata pelajaran kehidupan, yang bermakna untuk hidupku sendiri. Apa pun kuteliti dengan telaten dan hati-hati, sebagai sebentuk…
WACA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Babad Banyumas - Rujukan Utama Sejarah Banyumas.