Sajakkartun, Habis Thukul Terbitlah Thukul!

October 27, 2026 ·

kartunsajakku yang disimpan di Museum Kartun Indonesia

Sajak ada porno bercerai

patah tumbuh hilang berganti

begitulah peribahasanya

patah tubuh goyang berganti

anisa baharlah ahlinya

katanya salak dari bali

kok rasanya seperti terasi

katanya menolak pornografi

kok demonya penuh pornoaksi

kalah jadi abu menang jadi arang

bersatu kita teguh bercerai hobinya artis

Sekarang aku makin asyik dengan sajakkartun.

Aku merasa enjoy dalam dunia sajak yang sederhana dan mudah dicerna.

Dengan sajakkartun, aku ingin terus mengabarkan cerita, berita dan derita kepada semua. Agar bisa tetap bercanda dalam bencana.

Menatap Indonesia dengan jenaka. Menumbuhkan semangat optimisme dengan gaya sinisme. Mampu memberikan hiburan sekaligus pencerahan di tengah gemuruh atmosfir keputusasaan.

Menatap sekeliling bukan dengan apatis, melainkan sekadar pertunjukan sandiwara rakyat, yang kita bukan lagi sebagai penonton. Melainkan boleh masuk menjadi salah satu pemainnya.

Dengan satir-satir yang menyentil untuk sekadar mencubit. Bukan untuk melukai. Bukan untuk menyakiti.

Sajakkartun semoga bisa jadi pelepas kegelisahan dan keresahan yang tak tersalurkan. Kegeraman tidak harus selalu melahirkan kemarahan. Melainkan melahirkan kegembiraan dengan menerimanya sebagai kenyataan yang harus dilawan dengan kearifan.

Sajak ada sembako senyum

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu menaikkan

jumlah pengangguran

dan penduduk miskin negeri ini

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu menaikkan

harga sembako

akibat naiknya harga elpiji

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu melupakan

senyum bung harmoko

yang dulu tiap menit muncul di tivi

Sajak ada ampunan pahlawan

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu melahirkan

pahlawan reformasi

yang kematiannya tak pernah ditangisi

apalagi dikenang lagi

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu melupakan kejahatan

diktator yang suka sakitsakitan

untuk kemudian diberi ampunan

dan dianugerahi gelar pahlawan

Sajak ada hujan remisi

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu menangkap tommy

setelah kucingkucingan dengan polisi

untuk kemudian dihujani

hadiah remisi

Sajak ada kematian siasia

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu melupakan

jasa mahasiswa

yang mati diterjang pelor panas

entah oleh siapa

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu melupakan

ribuan rakyat yang rela mati

demi bangsa

namun kini menjadi

kematian yang siasia

Sajak ada berjaya kembali

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu mengembalikan

orde baru

untuk bangkit dan berjaya

kembali

Mungkin usaha ini belum maksimal, meski sudah 13 tahun kutekuni.

Tapi aku akan terus berusaha mengasah pena, agar sajakkartunku makin tajam goresnya.

Dan dengan fenomena ‘Thukulisme’ di negeri ini, aku merasa secara tidak sengaja telah mengawinkan kekuatan duo Thukul dalam sajakkartunku. Kekuatan protes sosial khas penyair Wiji Thukul, dan guyonan katro pelawak Thukul Arwana.

Sajak habis Thukul terbitlah Thukul

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu memunculkan

seorang thukul arwana

menjadi selebritis yang top

hanya dengan satu kata

‘kembali ke laptop’

sepuluh tahun reformasi

hanya mampu menghilangkan

seorang wiji thukul

menjadi penyair yang lenyap

hanya dengan satu kawa

‘lawan’

Kategori:Profil
SEUWISE

Sajakkartun atawa Sajak Penjorangan!

Sajak ada yo ben! buah manggis buah kedondong seorang kartunis boleh necis dong kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi kalau ada umur yang panjang mandi yang sehat sehari dua kali bunga mawar bunga kamboja itu semua namanama…
WACA
SEDURUNGE

Mengenang ‘Sekadar Pengantar’ Seorang Izzatul Jannah!

Sense of Humour, Sebuah Kompleksitas NasSirun PurwOkartun (Pengantar Izzatul Jannah) “Saya membutuhkan karakter untuk majalah remaja dengan visi pengembangan pribadi ini…,” kata saya pelan. Matanya berbinar, “Saya akan coba bikin, mbak.” “Karakternya genderless, bukan perempuan bukan laki-laki…” desis saya sambil…
WACA
LIYANE

Bagus Mangun Menjadi Abdi Dalem Wirasaba dalam Babad Banyumas Mertadiredjan

Setelah mengisahkan tentang Kadipaten Wirasaba sebagai bawahan Kesultanan Demak, Babad Banyumas kemudian melanjutkan kisah tentang Bagus Mangun. Siapa Bagus Mangun? Ia adalah anak yatim piatu yang diasuh oleh keluarga bibinya, Nyai Mranggi. Sang bibi menikah dengan pembuat warangka keris, Kyai…
WACA
LIYANE

Perutku Lembut. Perutmu?

Konon, perut yang lembut bisa menghaluskan perasaan dan pikiran. Bisa mengurangi stress dan segala macam kecemasan, kegelisahan, juga kekhawatiran. Menurut buku yang pernah kubaca, kita menghabiskan banyak waktu untuk menyimpan segala sesuatu di dalam perut. Ketegangan tubuh dan pikiran juga…
WACA
LIYANE

Raden Wirjaatmadja Penulis Babad Banyumas Wirjaatmadjan

Setelah menerjemahkan “Babad Banyumas Mertadiredjan”, saya berziarah ke makam Kebutuh di Sokaraja dan makam Kalibogor di Purwokerto. Di makam Kebutuh, selain mendapati makam Adipati Mertadiredja I, saya juga mendapati makam Dokter Angka. Tokoh pendiri Boedi Oetomo, trah bangsawan Banyumas, cucu…
WACA
LIYANE

Melacak Jejak Perang Diponegoro di Banyumas Bersama Budayawan Banyumas Nassirun Purwokartun

Semua orang Banyumas mengenal nama pahlawan Pangeran Diponegoro. Banyak orang juga yang mengetahui kisah perjuangannya dalam melawan penjajahan Belanda.  Namun tak banyak orang Banyumas yang mengetahui, bahwa wilayah Banyumas pernah menjadi ajang Perang Diponegoro. Dan, belum banyak juga yang tahu,…
WACA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Babad Banyumas - Rujukan Utama Sejarah Banyumas.