Festival

Festival Babad Banyumas, Parkir Gratis, PKL Laris

October 9, 2026 ·

Pada malam puncak perayaan Festival Babad Banyumas di Hari Sabtu (26/9), ribuan penonton membludak di Lapangan Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen. Entah dari mana serta dari kalangan mana saja yang datang, intinya mereka menyatu di bawah purnama yang bersinar terang. Dan biasanya, adanya tontonan atau hiburan, juga jadi ajang mencari keuntungan bagi penyelenggara serta warga setempat, melalui tarikan retribusi. Tapi tidak dengan Festival Babad Banyumas 2026. Pagelaran seni yang diinisiatori oleh Kang Nassirun Purwokartun ini, justru bisa dikatakan sebagai tempat yang… Rampungna.

Shalat Ashar Berjamaah di Tengah Hutan Sebelum Panggih Warih

October 7, 2026 ·

Acara berbau kebudayaan, seringkali seperti air dan minyak, tidak bisa bersatu. Ketika acara kebudayaan sedang berlangsung, biasanya ritual keagamaan pun turut ditinggalkan. Maka, banyak orang yang suka seni budaya, tapi tidak suka agama. Begitupun orang yang suka agama, tapi tidak suka keni budaya. Tapi dalam pamungkas Festival Babad Banyumas 2026, Kang Nassirun Purwokartun sebagai inisiator acara, mengubah pandangan itu semua. Kang Nass menunjukkan bagaimana indahnya jika budaya dan agama disatukan. Jadi, pada hari ketiga Festival Babad Banyumas, atau bertepatan dengan… Rampungna.

Festival Babad Banyumas Menjadi Ajang Pelestarian Mata Air Kalimambu

October 5, 2026 ·

Festival Babad Banyumas 2026, ternyata tak hanya berupa agenda yang bertujuan untuk pelestarian budaya serta sejarah, tapi juga bertujuan untuk pelestarian sumber daya alam. Jadi, pada agenda yang terselenggara selama tiga hari tersebut, sebenarnya semuanya bertemakan kebudayaan. Akan tetapi, esensi kandungannya berbeda-beda. Misalnya pada malam puncak perayaan di hari kedua, walaupun secara lahir terlihat kental dengan seni budaya, tapi turut membawa pesan mendalam terkait sejarah Banyumas. Adapun agenda pelestarian alam dengan kemasan budaya, dilaksanakan pada hari ketiga atau hari pamungkas.… Rampungna.

Kang Nass Sukses ‘Mengketoprakkan’ Babad Banyumas dengan Bumbu Istimewa

October 4, 2026 ·

Banyak orang yang belum tau, bagaimana proses berdirinya Kabupaten Banyumas. Karena banyak yang belum tau, maka banyak yang ingin tau. Dan salah satu bacaan untuk mengetahuinya adalah Babad Banyumas. Tapi, orang-orang dulu kebanyakan tau isi Babad Banyumas bukanlah dari membacanya langsung, melainkan dari dongeng para orang tua dan dari cerita yang dipentaskan dalam lakon ketoprak. Dan seiring berjalannya waktu, ketoprak sebenarnya masih banyak bertahan, namun hanya sebagai nama olahan makanan. Adapun ketoprak sebagai nama kesenian yang menceritakan berbagai cerita rakyat… Rampungna.

Kang Nass Sukses Menggelar Aksi Begal di Lapangan Mandirancan

October 3, 2026 ·

Biasanya, begal memang ditakuti, karena identik dengan aksi pencurian disertai kekerasan yang membahayakan nyawa. Tapi di sisi lain, justru ada begal yang jadi tontonan menarik, khususnya bagi masyarakat Suku Jawa, namanya kesenian begalan. Kesenian Begalan biasanya ditampilkan dalam perayaan pernikahan Jawa. Tidak hanya berupa hiburan, tapi dalam begalan juga memberikan pesan-pesan bekal pernikahan bagi kedua mempelai. Dan di Lapangan Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, baru saja menampilkan begalan dengan meriah. Tapi begalan yang digelar bukan seperti begalan pada pesta pernikahan biasa,… Rampungna.

Menjemput Purnama Sembari Melihat Prosesi ‘Jaka Kahiman Mantu’

October 2, 2026 ·

Malam itu, bulan bersinar terang. Orang-orang sering menyebutnya dengan istilah Bulan Purnama. Bentuknya yang terlihat seperti lingkaran sempurna, menjadikannya nampak indah dipandang mata, menerangi berbagai aktivitas makhluk hidup di bumi pada malam hari. Dan bersamaan dengan sinar terang rembulan, di bumi Mandirancan ternyata diselenggarakan malam puncak perayaan Festival Babad Banyumas 2026. Malam itu, seakan semesta begitu merestui dipertontonkannya 'film' Jaka Kahiman Mantu dan Sejarah berdirinya Banyumas, di depan khalayak masyarakat luas. Malam puncak perayaan itu memang sebagai ajang mengingat masa… Rampungna.

Begalan Jaka Kahiman Sukses Membuat Gelak Tawa Ribuan Penonton Festival Babad Banyumas

October 1, 2026 ·

Salah satu acara paling menarik dan paling inti yang terselenggara dalam Festival Babad Banyumas 2026 adalah Begalan Jaka Kahiman. Kesenian ini dilakonkan oleh grup Begalan Cipto Kawedar pada malam puncak perayaan di Hari Sabtu, malam Minggu (26/9/2026). Penautan nama Jaka Kahiman ini memang bukan tanpa sebab. Kang Nassirun Purwokartun sebagai inisiator penyelenggara, memang sengaja menceritakan kisah asal mula seni begalan yang ternyata muncul sejak era Jaka Kahiman. "Salah satu tujuan utama penyelenggaraan Festival Babad Banyumas ini adalah untuk mengenalkan asal… Rampungna.

Mandirancan Jadi Saksi Kemeriahan Festival Babad Banyumas 2026

September 28, 2026 ·

Mandirancan adalah nama desa di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Letaknya berada di paling utara, dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Patikraja serta Kecamatan Banyumas. Di desa ini, tinggal sosok budayawan Banyumas bernama Nassirun Purwokartun atau yang kerap kali disebut Kang Nass. Sebagai daerah asalnya, Kang Nass baru saja menghidupkan nama Mandirancan dengan diselenggarakannya Festival Babad Banyumas di sana. Festival ini merupakan kolaborasi dari upaya pelestarian seni, budaya, sejarah, hingga alam sekitar. Festival Babad Banyumas diselenggarakan selama 3 hari, mulai dari Hari… Rampungna.

BABAD PANGGIH WARIH: Perayaan Pernikahan Air

September 25, 2026 ·

Alkisah, ada ancaman besar yang datang melanda penduduk Padukuhan Kalibacin dan Mbogem. Ancaman datang dari Kerajaan Nguras Segara yang terkenal akan menyerang wilayah mana saja yang mempunyai sumber mata air. Kerajaan Nguras Segara adalah kerajaan yang rakyatnya terkenal sangat haus dan rakus akan air. Hingga selalu memperluas wilayah jajahan ke seluruh penjuru. Dengan tujuan menguasai sumber mata air sebanyak-banyaknya. Padukuhan Kalibacin dan Mbogem mendapat ancaman itu. Karena dua padukuhan itu mempunyai dua sumber mata air. Yaitu mata air Kalimambu Lanang… Rampungna.

Pentas Wayang Babad Banyumas Berkisah Berdirinya Kabupaten Banyumas

September 23, 2026 ·

Kabupaten Banyumas adalah kelanjutan dari Kadipaten Wirasaba yang telah berdiri sejak jaman Kerajaan Majapahit sampai Kesultanan Demak. Kabupaten Banyumas baru berdiri pada masa Kesultanan Pajang. Berdirinya Kabupaten Banyumas bermula ketika Raden Jaka Kaiman diangkat oleh Raja Pajang, Sultan Hadiwijaya, menjadi Adipati Wirasaba dengan gelar Adipati Warga Hutama II. Setelah menjadi Adipati Wirasaba, Adipati Warga Hutama II kemudian membagi wilayah Wirasaba kepada para adik iparnya. Karena membagi empat wilayah Wirasaba itulah, Adipati Warga Hutama II dikenal dengan sebutan Adipati Mrapat. Sebutan… Rampungna.

Begalan Jaka Kaiman, Pementasan Dua Warisan Budaya Tak Benda Banyumas

September 21, 2026 ·

Kesenian Begalan adalah warisan leluhur Banyumas yang masih lestari sampai hari ini. Begalah merupakan sebuah tradisi dalam upacara pernikahan adat Banyumas. Ketika sepasang pengantin merupakan anak sulung menikah dengan anak sulung, anak bungsu menikah dengan anak bungsu, atau anak sulung menikah dengan anak bungsu. Dalam pementasannya Begalan berisi untaian pitutur luhur dari para leluhur. Sebuah nasehat perkawinan kepada sepasang pengantin yang dilambangkan dengan bermacam perangkat peralatan rumah tangga. Tak banyak orang Banyumas yang tahu sejarah awal mula ada tradisi Begalan.… Rampungna.

Mengenalkan Babad Banyumas Dengan Gubrag Lesung

September 18, 2026 ·

Bale Babad Banyumas adalah sanggar seni milik budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun. Tempat Kang Nass, begitu biasa disapa, menyebarkan kisah-kisah Babad Banyumas. Sejak tahun 2015, Kang Nass mengumpulkan naskah-naskah Babad Banyumas. Ternyata, kebanyakan ditulis dalam tembang Macapat. Karena ingin mengetahui isinya, pada tahun 2017, Kang Nass membentuk kelompok Macapatan. Berkumpullah 15 anggota, para tetangganya di tempatnya bermukim, Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Macapatan Babad Banyumas itu kemudian diberi nama “Pangastawa”. Singkatan dari Paguyuban Ngesti Tata Swara, yang artinya “perkumpulan tempat… Rampungna.

Macapatan Babad Banyumas Mengalun Kembali di Bale Babad Banyumas

September 16, 2026 ·

Bale Babad Banyumas adalah sanggar seni milik budayawan Banyumas, NasSirun PurwOkartun. Tempat Kang Nass, begitu biasa disapa, menyebarkan kisah-kisah Babad Banyumas. Sejak tahun 2015, Kang Nass mengumpulkan naskah-naskah Babad Banyumas. Ternyata, kebanyakan ditulis dalam tembang Macapat. Karena ingin mengetahui isinya, pada tahun 2017, Kang Nass membentuk kelompok Macapatan. Berkumpullah 15 anggota, para tetangganya di tempatnya bermukim, Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Macapatan Babad Banyumas itu kemudian diberi nama “Pangastawa”. Singkatan dari Paguyuban Ngesti Tata Swara, yang artinya “perkumpulan tempat… Rampungna.